test
TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS UDAYANA

Abstrak


Identitas Mahasiswa


NIM : 0804405038
Nama : I NYOMAN JUNIASTRA GINA
Konsentrasi : Sistem Tenaga


Pembimbing


Pembimbing 1 : Wayan Gede Ariastina, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D.
Pembimbing 2 : Ir. I Wayan Sukerayasa,MT

ANALISIS SUSUT ENERGI SISTEM KELISTRIKAN BALI SESUAI RENCANA OPERASI SUTET 500 kV



ABSTRAK

 

Sistem kelistrikan Bali disuplai oleh tiga pembangkit yang ada di Bali yaitu Sistem Pembangkit Pesanggaran, Pemaron dan Gilimanuk dengan total daya mampu 495.8 MW, serta tambahan suplai dari kabel laut dengan daya mampu 180 MW. Suplai daya mampu sistem Bali sebesar 675.8 MW disalurkan melalui sistem 150 kV untuk memenuhi kebutuhan beban Bali. Beban Bali dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan, hingga tahun 2011 beban puncak sistem Bali sudah mencapai 591 MW. Jika suplai daya listrik sistem Bali tidak ditambah, maka sistem Bali dengan daya mampu 675.8 MW akan mengalami krisis energi listrik.

Berdasarkan peramalan beban sistem Bali dari tahun 2012 hingga tahun 2021 sistem Bali harus dapat menyuplai daya sebesar 1059.45 MW. Upaya yang dilakukan untuk menambah suplai daya listrik sistem Bali dengan menyuplai tambahan daya listrik melalui Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV. Rencana beroperasinya SUTET 500 kV di Bali perlu mempertimbangkan susut energi yang terjadi. Susut energi dipengaruhi panjang dimana lokasi SUTET akan dioperasikan. Analisa susut energi dilakukan dengan menggunakan metode aliran daya “Load Flow” dengan tiga skenario beroperasinya SUTET 500 kV. Skenario pertama SUTET sampai di GI New Kapal, skenario kedua SUTET sampai di GI Kapal dan skenario ketiga SUTET sampai di GI Gilimanuk, skenario dilakukan pada kondisi beban tahun 2015 dan kondisi beban tahun 2021. Masing masing tahun analisa dan skenario yang dilakukan disesuaikan dengan asumsi pengembangan ketenagalistrikan di Bali.

Berdasarkan hasil analisi diperoleh susut energi terendah jika rencana SUTET dioperasikan di Kapal dengan susut daya tahun 2015 sebesar 10.670 MW atau 1.4% dari suplai dan pada tahun 2021 susut daya sebesar 19.832 MW atau 1.8 % dari suplai. Dari susut daya tersebut dapat diperoleh susut energi tahunan saat SUTET 500 kV dioperasikan di Kapal tahun 2015 sebesar 64.49 GWh dan pada tahun 2021 susut energi sebesar 119.87 GWh.

 

Kata kunci: SUTET 500 kV, load flow, skenario, susut daya, susut energi.

 

ABSTRACT

 

Bali electricity system is supplied by three plants in Bali which Pesanggaran Generating System, Pemaron and Gilimanuk with a total power of 495.8 MW capable, and an additional supply of submarine cables with power capable of 180 MW. Bali system power supply capable of 675.8 MW distributed through 150 kV system to meet the load requirements of Bali. Load Bali from year to year continues to increase significantly, until the year 2011 Bali system peak load has reached 591 MW. If the electrical power supply system is not coupled Bali, the Bali system with power capable of 675.8 MW will experience a crisis of electricity.

Based on system load forecasting Bali from year 2012 to year 2021 Bali system must be able to supply power at 1059.45 MW. Efforts are underway to increase the supply of electric power supply system of Bali with additional power through Air Line Extra High Voltage (SUTET) 500 kV. Plan for 500 kV operation SUTET in Bali should consider the energy losses that occur. Energy Losses long influenced the location where SUTET be operated. Analysis of energy losses were calculated using power flow "Load Flow" with three scenarios SUTET 500 kV operation. The first scenario SUTET up in GI Kapal, the second scenario SUTET up in GI New Kapal and third scenarios SUTET up in GI Gilimanuk, scenarios conducted in 2015 on the condition of the load and load conditions in 2021. Each year and scenario analysis performed adjusted assuming electricity development in Bali.

Based on the analysis results obtained lowest energy losses if the plan is operated in Kapal SUTET the power losses in 2015 amounted to 10 670 MW or 1.4% of the supply and the power losses in 2021 amounted to 19,832 MW, or 1.8% of the supply. From the shrinkage power can be obtained annual energy losses when operated at 500 kV SUTET Kapal in 2015 amounted to 64.49 GWh and energy losses in 2021 amounted to 119.87 GWh.

 

Keywords: SUTET 500 kV, load flow, scenario, power losses, energy losses. 



Staff
Anak Agung Ngurah Amrita, ST., MT.
196807171995031001
Anak Agung Ngurah Amrita, ST., MT.
ngr_amrita@ee.unud.ac.id
separator
Alumni
I Putu Arya Kusuma Wijaya, S.T.
0504405078
I Putu Arya Kusuma Wijaya, S.T.
Sistem Komputer Dan Informatika
separator
Tentang Elektro

Jurusan Teknik Elektro merupakan salah satu jurusan di Fakultas Teknik Universitas Udayana yang latar belakang pendiriannya didasari pada upaya antisipasi perkembangan pesat di bidang ilmu teknik elektro.

Upaya awal pendirian Jurusan Teknik Elektro adalah berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor : 612/PT.17/I.01.12/1984. Setelah melalui tahap perjuangan selama 4 tahun maka pada tahun 1988 turun Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Nomor : 65/DIKTI/KEP/88 tentang status resmi Jurusan Teknik Elektro.

readmore...