test
TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS UDAYANA

Abstrak


Identitas Mahasiswa


NIM : 0804405052
Nama : I PUTU AGUS ARIK FERYAWAN
Konsentrasi : Telekomunikasi


Pembimbing


Pembimbing 1 : Ngurah Indra ER, ST. MSc.
Pembimbing 2 : I Putu Ardana, ST., MT.

ANALISIS KARAKTERISTIK PROPAGASI INDOOR WLAN IEEE 802.11n UNTUK LINGKUNGAN LABORATORIUM JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS UDAYANA



ABSTRAK

 

 

Revolusi perkembangan jaringan Wireless Local Area Network (WLAN) adalah dengan ditetapkannya standar yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) yaitu WLAN IEEE 802.11n. Peralatan berstandar IEEE 802.11n mulai banyak digunakan karena data rate yang tinggi, kompatibel dengan perangkat teknologi sebelumnya dan juga mudah dalam memperoleh peralatannya karena banyak vendor yang telah menyediakan peralatan standar IEEE 802.11n. Pada lingkungan indoor kualitas sinyal yang dipancarkan oleh access point dipengaruhi oleh propagasi indoor. Selain itu, lingkungan indoor dapat berubah secara ekstrem oleh gerakan manusia maupun pergeseran benda.

Penelitian ini memiliki tujuan dan manfaat untuk menentukan karakteristik WLAN IEEE 802.11n sehingga dapat menjadi masukan untuk perancangan jaringan WLAN di lingkungan indoor kampus Fakultas Teknik Universitas Udayana. Pada penelitian dilakukan pengukuran RSL dan throughput dari access point WLAN 802.11n sehingga dapat diketahui pengaruh perbedaan jarak antara RSL, SNR dan throughput dari penerapan standar IEEE 802.11n di lingkungan indoor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan beberapa model propagasi indoor yaitu One slope model, Multi wall model dan Multi floor model dengan throughput maksimum dari access point WLAN IEEE 802.11n.

            Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan coverage WLAN IEEE 802.11n berdasarkan RSL minimum sensitivity -90 dBm pada lingkungan indoor terjauh yaitu 20,45 meter. Semakin kuat nilai RSL maka semakin kuat juga nilai SNR. Jika dibandingkan dengan perhitungan teori sebesar 78,872 Mbps maka hasil throughput maksimum tidak dapat dicapai. Diketahui pengukuran pada ruangan kondisi 1 adalah 69,17 Mbps, kondisi 2 adalah 68,62 Mbps, dan kondisi 3 throughputnya 69,14 Mbps. kondisi 1 dinding penghalang 65,40 Mbps dan 2 dinding penghalang 62,42 Mbps. Pengukuran pada lantai 2 throughputnya 41,94 Mbps dan access point diletakkan pada lantai 1 throughputnya 43,13 Mbps. Sehingga penempatan access point yang dapat disarankan dalam gedung Laboratorium Teknik Elektro yang memiliki 2 lantai sebaiknya memasang 2 buah access point WLAN 802.11n pada tiap lantainya, yang telah disetting menggunakan channel yang berbeda untuk menghindari pengaruh interferensi dan meletakkannya tepat ditengah gedung dengan posisi antena access point menghadap keatas.  

 

Kata Kunci :    WLAN, IEEE 802.11n, Propagasi indoor, RSL, SNR, Throughput, One slope model,  Multi wall model, Multi floor model

 

ABSTRACT

 

Network development revolution Wireless Local Area Network (WLAN) is the establishment of standards issued by the Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) is an IEEE 802.11n WLAN. IEEE 802.11n standard equipment ranging widely used because of its high data rate, compatible with the previous technology and is also easy to obtain equipment because a lot of vendors who have provided the IEEE 802.11n standard equipment. In the indoor environment quality of the signal emitted by the access point is affected by indoor propagation. In addition, the indoor environment can be changed to an extreme by human movement or shifting objects.

The purpose of this study to determine the characteristics and benefits of the IEEE 802.11n WLANs that can be input to the design of a WLAN network in an indoor environment Faculty of Engineering, University of Udayana. In the research carried out measurements of the RSL and throughput 802.11n WLAN access point so that it can be seen the effect of different distances between the RSL, SNR and throughput of the application of the IEEE 802.11n standard in the indoor environment. The study was conducted by using several models of indoor propagation models namely One slope, Multi wall models and Multi floor models with a maximum throughput of IEEE 802.11n WLAN access point.

Based on research conducted concluded IEEE 802.11n WLAN coverage based on minimum sensitivity -90 dBm RSL in an indoor environment that is 20,45 meters farthest. The stronger value of the stronger RSL also value SNR. when compared with the theoretical calculations of 78.872 Mbps maximum throughput, the results can not be achieved. Known measurements at room condition 1 is 69.17 Mbps, condition 2 is 68.62 Mbps and 69.14 Mbps throughput condition 3. conditions of the barrier wall 65.40 1 Mbps and 2 Mbps 62.42 barrier wall. Measurements on the 2nd floor of 41.94 Mbps throughput and access points placed on the 1st floor of 43.13 Mbps throughput. So the placement of access points that can be suggested in Electrical Engineering Laboratory building which has 2 floors should put 2 pieces 802.11n WLAN access point on each floor, which has be set to use different channels to avoid interference effect and put it right in the middle of the building with the antenna access point facing upwards.


 

Keywords:      WLAN, IEEE 802.11n, indoor propagation, RSL, SNR, throughput, One slope models, Multi-wall models, Multi floor models



Staff
I Wayan Lastera, ST
197110061995121001
I Wayan Lastera, ST
-
separator
Alumni
I Wayan Adi Rusmana
0804405001
I Wayan Adi Rusmana
Sistem Tenaga
separator
Tentang Elektro

Jurusan Teknik Elektro merupakan salah satu jurusan di Fakultas Teknik Universitas Udayana yang latar belakang pendiriannya didasari pada upaya antisipasi perkembangan pesat di bidang ilmu teknik elektro.

Upaya awal pendirian Jurusan Teknik Elektro adalah berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor : 612/PT.17/I.01.12/1984. Setelah melalui tahap perjuangan selama 4 tahun maka pada tahun 1988 turun Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Nomor : 65/DIKTI/KEP/88 tentang status resmi Jurusan Teknik Elektro.

readmore...