test
TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS UDAYANA

Abstrak


Identitas Mahasiswa


NIM : 0604405081
Nama : Kadek Hady Surya Wirawan
Konsentrasi : Telekomunikasi


Pembimbing


Pembimbing 1 :
Pembimbing 2 :

Analisis Optimasi Coverage Area BTS Jimbaran dan BTS GWK untuk Layanan Telkom Flexi



 

ABSTRACT

 

The technology of cellular communication CDMA shows a great development so that system and software must be controlled from both quantity and quality sides. From quantity side, it is adjusted with development of the customer while fom quality side, a periodic optimization and maintenance need to be done. The research was done at BTS Jimbaran sector β and BTS GWK sector α which serve Jalan Raya Uluwatu.

The method which is used is by comparing the received signal level measurement result with coverage area calculations using Okumura Hata, Walfisch Ikegami, or Lee formulation. By knowing the initial coverage area of BTS, then the analysis to increase coverage area can be done. Improvement of coverage area was done at sector β BTS Jimbaran and sector α BTS GWK that serves an area with low signal reception under the KPI (Key Performance Indicator) value -90 dBm, cause the increasing power transmitted by a mobile station over the KPI value 6 dBm, thereby causing interference between mobile station increases characterized by low levels of Combined Ec/Io below -10 dBm.

The result of the optimization, it is got a new additional radius of coverage area at BTS Jimbaran sector β from 2,4 km to 2,8 km and BTS GWK sector α from 2,5 km to 2,9 km by adjust tilt BTS Jimbaran sector β to 0,6° and BTS GWK sector α to 2,3, transmitted power BTS Jimbaran sector β to 39,86 dBm and BTS GWK sector α tp 40,64 dBm, and change orientation of sectoral antenna BTS GWK sector α to 350°. So that signal received level in this area can meet the Key Performance Indicator’s standard.

 

Keywords : CDMA, PT. Telkom, BTS, propagation models, coverage area.

ABSTRAK

Teknologi komunikasi seluler CDMA menunjukkan perkembangan yang meningkat sehingga sistem dan perangkat harus dikontrol dari segi kuantitas dan kualitasnya. Dari segi kuantitas disesuaikan dengan bertambahnya jumlah pelanggan sedangkan dari segi kualitas perlu dilakukan optimasi dan perawatan secara berkala. Penelitian dilakukan pada BTS Jimbaran sektor β dan BTS GWK sektor α yang melayani Jalan Raya Uluwatu.

Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan hasil pengukuran level penerimaan sinyal dengan perhitungan coverage area menggunakan model propagasi Okumura Hata, Walfisch Ikegami, atau model Lee. Dengan mengetahui coverage area awal BTS, maka dapat dilakukan analisis untuk melakukan peningkatan coverage area. Peningkatan coverage area dilakukan pada sektor β BTS Jimbaran dan sektor α BTS GWK yang melayani area dengan level penerimaan sinyal dibawah standar KPI (Key Performance Indicator) sebesar -90 dBm yang disertai dengan meningkatnya daya yang dipancarkan oleh mobile satation melebihi standar KPI sebesar 6 dBm sehingga mengakibatkan interferensi antar MS meningkat yang ditandai dengan rendahnya level combined Ec/Io dibawah -10 dBm.

Hasil dari optimasi diperoleh penambahan radius coverage area baru pada BTS Jimbaran sektor β dari 2,4 km menjadi 2,8 km dan BTS GWK sektor α dari 2,5 km menjadi 2,9 km dengan pengaturan tilt pada sektor β BTS Jimbaran sebesar 0,6° dan sektor α BTS GWK sebesar 2,3°, daya pancar sektor β BTS Jimbaran sebesar 39,86 dBm dan sektor α BTS GWK sebesar 40,64 dBm, dan perubahan arah antena sektoral sektor α BTS GWK menjadi 350°, sehingga level penerimaan sinyal di daerah ini memenuhi standar KPI (Key Performance Indicator).

 

Kata-kata kunci : CDMA, PT. Telkom, BTS, model propagasi, coverage area.



Staff
Ir. Yanu Prapto Sudarmojo, MT
195501031989031001
Ir. Yanu Prapto Sudarmojo, MT
yanuprapto@ee.unud.ac.id
separator
Alumni
I WYN SUWIKAN
0404405066
I WYN SUWIKAN
Sistem Komputer Dan Informatika
separator
Tentang Elektro

Jurusan Teknik Elektro merupakan salah satu jurusan di Fakultas Teknik Universitas Udayana yang latar belakang pendiriannya didasari pada upaya antisipasi perkembangan pesat di bidang ilmu teknik elektro.

Upaya awal pendirian Jurusan Teknik Elektro adalah berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor : 612/PT.17/I.01.12/1984. Setelah melalui tahap perjuangan selama 4 tahun maka pada tahun 1988 turun Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Nomor : 65/DIKTI/KEP/88 tentang status resmi Jurusan Teknik Elektro.

readmore...