test
TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS UDAYANA

Abstrak


Identitas Mahasiswa


NIM : 0504405059
Nama : Firman Guruh Wicaksono
Konsentrasi : Telekomunikasi


Pembimbing


Pembimbing 1 :
Pembimbing 2 :

PERENCANAAN COVERAGE SISTEM GSM DAN UMTS TELKOMSEL WILAYAH DENPASAR SELATAN



ABSTRAK

 

 

Telekomunikasi pada sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunication) dan UMTS (Universal mobile Telecommunication System) pada wilayah Denpasar Selatan masih sering mengalami suatu komunikasi yang tiba - tiba terputus akibat tidak adanya coverage yang mencakup pada suatu wilayah, hal ini karena tidak adanya BTS yang mengcover daerah tersebut atau yang disebut Blank Spot, maka perlu adanya perencanaan suatu BTS agar di wilayah tersebut memperoleh full coverage.

 

Perencanaan ini menunjukan perlunya penambahan BTS atau Node B pada tiap – tiap area Blank Spot dengan ditunjukan dengan hasil perhitungan, pengukuran dan survey. Untuk proses perhitungan di dapat jarak rata – rata coverage sel untuk sistem GSM dengan  rata - rata 2 km dan sistem UMTS dengan rata – rata 1 km, sehingga terlihat coverage sel yang menyeluruh atau tidaknya pada masing – masing BTS pada sistem GSM dan UMTS. Untuk proses pengukuran, dilakukan dengan melihat pada peta berdasarkan jarak rata – rata coverage sel tersebut dan luas wilayah Denpasar Selatan. Maka dapat dibuat suatu titik sebagai suatu perencanaan BTS atau Node B agar seluruh wilayah tercover keseluruhan, kemudian dilakukan survey dari titik perencanaan tersebut apakah sesuai untuk mendirikan suatu BTS atau Node B pada wilayah Denpasar Selatan. Perencanaan kapasitas layanan perlu ditambahkan untuk mengetahui berapa besar kapasitas informasi untuk tiap layanannya. Perencanaan kapasitas layanan dihasilkan berdasarkan data spesifikasi yang sudah ada dari data sebelumnya.

 

Analisis hasil perhitungan, pengukuran dan survey diperoleh tambahan Node B UMTS sebanyak 20 Node B pada wilayah Denpasar Selatan khususnya, sedangkan untuk BTS GSM tidak perlu ada tambahan karena di wilayah Denpasar Selatan cakupan sel GSM sudah mencakup keseluruhan wilayahnya. Selain menggunakan perhitungan yang ada, hasil perencanaan juga mempertimbangkan kondisi geografis daerah Denpasar Selatan melalui pengukuran pada peta dan studi lapangan, dimana pada wilayah Denpasar Selatan rata - rata area perencanaan Node B baru berada pada daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi.

 

 

Kata – kata kunci : GSM, UMTS, Blank Spot, Kapasitas layanan, Coverage sel,  Denpasar Selatan 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

 

 

The telecommunication on GSM (Global of System For Mobile Telecommunication) and UMTS (Universal of mobile Telecommunication System) system in South Denpasar area are often having a sudden interrupted communication caused by no coverage for the particular area. The in existence of BTS which cover that particular area known as blank spot caused uncovered particular area. Therefore the planning of BTS availability in certain area is necessary in order to provide the area with full coverage.

 

The planning indicates the necessity of additional BTS or Node B on every blank spot area which is shown by the calculation, measurement, and survey. On the calculation, gained the average distance coverage for GSM is 2Km and the average for UMTS system is 1Km in order to evaluate the existence of fair coverage for every BTS on GSM and UMTS system. Map is used in calculation process by locating the average distance of coverage cell and area of south Denpasar. Then  it comes out in one point for BTS or Node B planning in order to cover all the area to find out also the planning point whether it is appropriate or not to build a BTS or Node B in South Denpasar. It needs also the planning of increasement service capacity based on specification data from the previous data to find out how much is the capacity of information for each service

 

The analysis of survey and calculation gained additional 20 Node B UMTS in South Denpasar while the additional GSM BTS is not necessary because the GSM coverage had covered all of the area. Other than using the existing calculation, the planning result also considering the geographic condition of south Denpasar area through the calculation on the map available and field research in which the average planning of new Node B located at the high density area of South Denpasar.

 

Key words: GSM, UMTS, Blank Spot, Service Capacities, Coverage Cell, South Denpasar

 

 



Staff
Ir. Linawati,M.Eng.Sc., Ph.D
196608241991032001
Ir. Linawati,M.Eng.Sc., Ph.D
linawati@unud.ac.id
separator
Alumni
Yan Surono
9608420008
Yan Surono
Elektronika
separator
Tentang Elektro

Jurusan Teknik Elektro merupakan salah satu jurusan di Fakultas Teknik Universitas Udayana yang latar belakang pendiriannya didasari pada upaya antisipasi perkembangan pesat di bidang ilmu teknik elektro.

Upaya awal pendirian Jurusan Teknik Elektro adalah berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor : 612/PT.17/I.01.12/1984. Setelah melalui tahap perjuangan selama 4 tahun maka pada tahun 1988 turun Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Nomor : 65/DIKTI/KEP/88 tentang status resmi Jurusan Teknik Elektro.

readmore...